Belitung Island
Hallllloooo ??? Hallo Hallo Hai…Hai Hai Hallo
Yes i’m not in JEKARDA in view days ago, sesaat menjadi warga belitung selama 3 Hari 2 malam :D. Meeting tahunan departement kali ini terdampar di negeri Laskar Pelangi (wk..wk..wk sok tau banget sayahhhh nonton filmnya aja sampe sekarang belum pernah sampe kelar #payah)
But actually curious sama tempatnya, sejak bumingnya laskar pelangi dari mulai bukunya, filmnya, sekarang tempatnya jadi buming juga dengan pengunjung..
My RUN DOWN Storyyyyy!!!
1st Day
Belitung actually adalah optional terakhir setelah rencana berkunjung ke LOMBOK gagal, karena kondisi cuaca yang lagi ngga CS-an dan posisi angin yang lagi aktif menyepoi nyepoi suasana alam, akhirnya we (the committee) mengubah rute dari area Lombok menuju provinsi ke-31 di Indonesia, tepatnya menuju Provinsi Kepulauan Bangka - Belitung
Hanya 45 menit, penerbangan ke Tanjung Pandan ngga pake lama penerbangannya…tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii sebelum berangkat delaynya ampe 2 JAM ajah!!!! *ngamuk* mending kalo pengumuman delay nya di publish, ini kita yang nyamperin dulu baru dibilang delayyy!! gimana siiii!!!!! manyun di bandara selama 2 Jam dengan keadaan berusaha ngga ngamuk tapiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii lagi, ketika waktu akan berangkat malah diteriakin petugas nya plus ngomel ngomel disuruh cepet cepet (lha? yang telat sapa, yang ngomel sapa????) —> sungguh aneh maskapai ini…*ngga perlu sebut produk ya*
Sampe di Belitung… sudah disambut Hujan Besar, agak horor juga waktu landing karena landingnya kasar banget..tapi ya mungkin karena kondisi hujan, soalnya kalo smooth landing ngeri juga kalo pesawatnya tergelincir. Now…here we are in Belitung Island tiba di Bandar Udara H. A. S. Hanandjoeddin dan sudah disambut dengan kalungan bunga untuk menuju Hotel.
On my way to the Hotel, sambil memperhatikan lingkungan sekitar dan pemandangan pertama yang terlihat adalah jarak dari satu rumah ke rumah lain agak cukup jauh rupanya, dan mostly tempat tinggal penduduk disana menggunakan atap yang terbuat dari seng, kononnya si ada kepercayaan tentang penggunaan tanah liat (genteng)…*shrug* well whatever lah ya :D
Belitung ternyata punya bundaran HI juga lhhhooo…tapi ditengah-tengahnya monumen batu satam. jadiii…ada replika batu berwarna hitam pekat yang historynya itu meteor yang jatuh ke bumi dan pecahannya cuma ada dilokasi-lokasi tertentu. here is the pic :
Monumen Batu Satam
Batu Satam
Informasi dari tour guidenya batu ini warnanya hitam pekat dan ada magnetnya, ketika akan pulang ke Jakarta pun sempat lihat ada yang jual batu satam ini, harganya mahal lhoo di atas 300 ribu…(padahal cuma batu ajah) tapi waktu itu sempet nempelin kuku jempol ke batu itu.. batu itu gerak gerakkkk sendiiiiiriiiiiiiiiiiiiiiiiiiii *HOROR***** (ngga jadi bellliii)
anyway..setelah kurang lebih 30 menit menempuh perjalanan dari bandara finnally we arrived at Hotel Grand Hatika Belitung, but no story for the 1st day and no Have Fun at all coz MEETING started so *FOCUS*!!!!
Sudah seharian meeting, waktu running so fast ternyata dan its make we in a rush buat makan malam. Dinner pertama di Belitung we go to Restoran Sari Laut (katanya, ini salah satu restoran terbaik di Belitung). Secara bentuk kategori Restoran ya beda lah sama restoran di Jakarta tapi rasa seafoodnya *katanyaaaaaaaaaaaaaaaa yang pecinta seafood, makyusss (specially for the crab)* tapi kalo kataku hmmm… biasa aja, maklum yang dimakan cuma ikan tidak begitu menyukai kepiting, cumi dan sejenisnya :D
—**—**
2nd Day
Mulai aktivitas dengan kegiatan outbond team, kebetulan posisi hotel yang kita tempati berada tepat di depan objek wisata pantai Tanjung Pendam so cuma jalan kaki ajah, sudah bisa menikmati indahnya pantai. Sayangnya pantai ini ada semacam tanggul pembatas di sepanjang pantai…jadi pasir yang terinjak tidak langsung terpapar dengan air laut...hmmm kurang asssoiiiiiii hehehe…
And now next destination menuju pantai Tanjung Kelayang, di sini ada semacam dermaga kecil tempat kita bisa sewa kapal untuk mendatangi pulau pulau kecil di lokasi belitung, perjalanannya lumayan jauh jugaaaaa dari hotel sekitar 40 menitan.
Dermaga Pantai Tanjung Kelayan
Banyak yang bilang kalau sampe Belitung salah satu tempat yang wajib dikunjungi adalah Pulau Lengkuas, ceritanya Pulau Lengkuas ini terkenal dengan mercusuarnya yang menjulang tinggi di tengah-tengah pulau, dan pulau ini terkenal sebagai salah satu tempat favorit kedua yang paling ramai dikunjungi di Belitung.
Can you see that?? how far that island???????? Pulau Kepala Burung
Untuk menuju ke Pulau Lengkuas ini memakan waktu lumayan lama, so untuk yang suka mabok laut please think twice, karena untuk kesana pun kita akan melewati beberapa pulau pulau kecil salah satunya pulau Kepala Burung yang bentuk bebatuannya menyerupai bentuk kepala burung dengan paruhnya.
and now this is it : Pulau Lengkuas
Well ngga jauh beda sama yang digambarkan tour guidenya, ada pantai pasir putih dan bebatuan granit di sekitar pantai dan di tengah tengah pulau ada mercususar peninggalan Belanda yang dibangun sejak tahun 1882. Tingginya aja 80 meter ada 19 lantai dengan 303 anak tangga.
Pulau Lengkuas dari atas Mercusuar
Mercusuar
Well, i’m too tired going to upstairs tapi beberapa temen ada yang naik sampe keatas lho, they said pemandangannya lebih indah disana dan pasti kaki dan paha lebih cenut cenut kalo udah sampe sana :D wk..wk..wk
Puas menikmati keindahan Pulau Lengkuas akhirnya musti kembali menuju Tanjung Kelayang, karena masih banyak spot yang harus dikunjungi, sudah berhasil mendatangi 2nd favorit place in Belitung Island, so must see the first one dunk :D
Back to Tanjung Kelayan….Very Great Island..can you see us?
Seperempat perjalanan menuju Tanjung Kelayan, suddenly kapal berhenti mempersilahkan kami untuk mengambang…bagi yang mau spot snorkling, di pulau ini one of recomended place to do this activity…MOANTAPPPP. air laut nya bersihhh….segerrrr…..dan asssin
Perjalanan masih berlanjut, setelah bersih bersih akhirnya masih keburu juga untuk pergi ke Tanjung Tinggi … itu lho tempat syuting Laskar Pelangi….and you know what,
THIS IS ONE OF THE BEST PLACE!!
Pantai dengan pasir putih, ombak yang tenang dan tentu saja batu batu granit berukuran raksasa. No wonder lah kalo pantai ini dibilang tempat favorit utamanya belitung……huff..Indonesia, alamnya cantik beneerrrr :D (saat saat seperti ini, tidak bisa memungkiri segala keindahan alam yang sudah Allah berikan..Allahu Akbar)
Tapi sayangnya disini ngga bisa sampai sore banget, karena keadaan batu batunya yang menjulang tinggi jadi ketika sore hari datang gelapnya lebih cepet dan agak sepi, so kalo malam masih berada di lokasi ini mungkin agak HOROR dan careful you could be LOST
—**—**
3rd Day
Berhubung jadwal flight masih jam 4 sore, so masih disempatkan untuk menghabiskan sisa waktu dengan mengelilingi kota belitung and believe it or not …ternyata Belitung juga punya Kawah Putih kaya di bandung lhoo
(please take a look)
White Crater (Kawah Putih), Belitung Indonesia
Belitung punya salah satu kekayaan tambang : Kaolin (clay), para pekerja tambang actually merupakan salah satu pekerjaan yang dominan yang ada di lokasi belitung, sayangnya hasil dari penambangan ini muncul dampak negatifnya pada lingkungan dan akhirnya proses berhenti dan air muncul dari tanah dan membuat lokasi setempat berbentuk seperti kawah.
well sejarahnya memang kurang OK ya..tapi kombinasi bebatuan kaolin dan air danau yang berwarna biru make it this place it SOOOOO BEAUTIFULL!!! :D Even though it made from human.
This is really reallllllllllllllllyyyyyyyyyyyyyyyyy GREATTTTT!!!
Bahkan menurut gue, lebih indah Kaolin Crater-Belitung kalo di compare sama White Carter - Bandung, ya mungkin dari segi air warna biru langitnya lebih indah di belitung dan putihnya kaolin terlihat membuat kontras warna alam sekitar dan terlebih lagi tidak ada bau belerang di sepanjang lokasi (hohoho….ya eyalahh, kan ngga ada sulfurnya tapi ini menurut gue aja lhhhooo) dua duanya tetep tempat yang indah untuk dikunjungi :)
Honestly I really enjoy in Belitung
My initial "U". inspired by Greek name: "Chloe" means Blooms and I fell in love with "Lily". Ancient greek history tells, the lily comes from the milk poured into the the earth by goddess Hera, that's why lily expressed as a symbol of softness.









